Sektor Idustri Tetap Berjalan Ditengah PSBB

Sektor Idustri Tetap Berjalan Ditengah PSBB

Kementerian Menjamin Sektor Idustri Tetap Berjalan Ditengah PSBB

PSBB – Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, kegiatan industri tetap akan berjalan meski beberapa daerah sudah menetapkan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Sebab, operasional kegiatan industri merupakan sektor paling utama kerena dapat menjaga rantai pasokan bahan baku bisa terus berjalan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Terdapat semangat yang sama antara pemerintah pusat dan daerah, yaitu berupaya untuk memastikan kegiatan ekonomi tetap berjalan. Dan juga di saat yang sama memperhatikan protokol kesehatan untuk mengendalikan mata rantai Covid-19 sehingga dapat kita hilangkan dari Indonesia,” kata Agus melalui keterangan resminya, Selasa (14/4).

Baca juga : Prediksi Usaha yang Bertahan dan Tertekan di Era Pandemi COVID-19

Untuk itu, Kementerian Perindustrian mengeluarkan surat edaran yang ditujukan untuk para pelaku industri di Indonesia. Selain itu, kementerian juga sudah menindak lanjuti pemberian izin operasional sesuai dengan peraturan Menteri Kesehatan No. 9 Tahun 2020 tentang aturan PSBB, sehingga industri dan kawasan industri dapat beroperasi dengan izin Kemenperin dengan tetap menjalankan protokol Kesehatan.

“Perizinan kami lakukan online melalui Sistem Informasi dan Industri Nasional (SIINAS) dan kami pastikan izin dapat keluar kurang dari 15 menit,” imbuhnya.

Industri Pusat Rantai Pasokan

Ia mengatakan sebelum wabah corona merebak Indonesia, sektor manufaktur merupakan industri yang memberikan kontribusi terbesar terhadap PDB di Indonesia yaitu sekitar 18 persen. Menjadikan sektor manufaktur sebagai backbone perekonomian nasional.

Namun, saat ini manufaktur menjadi salah satu sektor yang cukup terdampak. Tidak seperti sektor farmasi dan kesehatan semakin bergeliat di tengah wabah virus corona.

Melihat kondisi yang beragam. Dirinya meminta pemerintah pusat dan daerah perlu memberikan perhatian dan kebijakan yang berbeda untuk setiap industri yang terdampak. Misalnya kategori industri yang saat ini memiliki demand tinggi.

Perlu dikawal agar mampu memenuhi kebutuhan pasar dalam dan luar negeri. Sedangkan industri yang terdampak cukup berat tentu ada kebijakan khusus yang harus segera dicari solusinya.

Kendati begitu, saat ini merupakan momentum yang tepat bagi kebangkitan industri Tanah Air, merujuk paparan IMF. Indonesia merupakan salah satu negara yang perekonomiannya diprediksi mampu tumbuh positif pasca wabah corona. Di mana, kebangkitan sektor industri dapat tercapai apabila perumusan kebijakan dilakukan secara tepat dan terukur ditengah pandemi covid-19.

Sumber : merdeka.com