IHSG Kebal Meski PSBB Jakarta Diperketat!

IHSG Kebal Meski PSBB Jakarta Diperketat!

IHSG Kebal Meski PSBB Jakarta Diperketat!

IHSG Kebal Meski PSBB Jakarta Diperketat! – Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG menguat 56,45 poin atau 1,13 persen ke level 5.073, pada perdagangan Senin. Sebanyak 120 saham menguat, 20 saham melemah dan 63 saham tidak mengalami perubahan.

Dikutip dari laman http://ratutogel.com, Volume perdagangan pada pagi hari ini tercatat sebanyak 142,660 lembar saham, dengan frekuensi sebanyak 139,718 kali. Investor membukukan transaksi sebesar Rp139,718 milar.

1. IHSG diprediksi menguat terbatas

Analis Artha Sekuritas Dennies Christoper Jordan mengatakan, secara teknikal IHSG memang akan menguat pada perdagangan hari ini.

Namun menurut dia, penguatan akan bersifat sementara di tengah banyaknya ketidakpastian dari luar negeri dan dampak dari pemberlakuan kembali PSBB yang berpotensi memperlambat pemulihan ekonomi.

Melemahnya IHSG masih dipengaruhi kekhawatiran akan pemberlakuan kembali Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta yang akan mempengaruhi perekonomian hingga akhir kuartal III tahun 2020.

Dia memprediksi, IHSG akan bermain di rentan Support 4.841 – 4.666 dan resistance di 5.103 – 5.190.

2. PSBB berlaku dua minggu

Sebelumnya diberitakan IDN Times, Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan memastikan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tetap berlaku pada hari ini Senin, 14 September 2020.

Hanya saja, Anies mengatakan PSBB kali ini berbeda dengan sebelumnya yakni pengetatan terhadap beberapa hal yang diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 88 Tahun 2020 yang menggantikan Pergub Nomor 33 Tahun 2020 tentang PSBB.

“Langkah ke depan adalah pembatasan sehingga kita masuk pembatasan yang berbeda dengan masa transisi,” kata Anies dalam konferensi pers, Minggu.

“Prinsip dalam masa PSBB yang berlaku sejak 10 April sampai hari ini Jakarta masih PSBB sesuai Permenkes PSBB berlaku 2 minggu dan bisa diperpanjang,” ujar Anies menambah

3. Bursa AS ditutup bercampur

Ada pun Bursa Amerika Serikat ditutup Bercampur. Dow Jones ditutup 27,665.64 atau menguat 0.48 persen, NASDAQ ditutup 10,853.55 atau melemah 0.60 persen, S&P 500 ditutup 3,340.97 atau menguat 0.05 persen.

Sentimen tersebut, menurut Dennies, didorong oleh Nvidia ingin mengakuisisi perusahaan pembuat chip dari SoftBank sebesar US$40 miliar.

“Penurunan NASDAQ disebabkan oleh investor taking profit setelah saham teknologi meningkat secara pesat beberapa minggu sebelumnya. Namun kondisi masih minim dari data,” ujarnya.