Garuda Dapat Perpanjangan Pelunasan Sukuk Global Selama 3 Tahun

Garuda Dapat Perpanjangan Pelunasan Sukuk Global Selama 3 Tahun

Garuda Dapat Perpanjangan Pelunasan

Garuda Dapat Perpanjangan PelunasanGaruda Indonesia mendapatkan persetujuan sekukholders atas Consent Solicitation perpanjangan masa pelunasan global sukuk limited yang senilai USD 500 juta. Perpanjangan tersebut selama 3 tahun dari waktu jatuh tempo sejak 3 Juni 2020.

Baca juga : Penerapan Protokol Kesehatan, Daikin Bekali Teknisi dengan APD

“Dengan diperolehnya persetujuan atas Consent Solicitation perpanjangan masa pelunasan global sukuk ini, kami tentunya optimistis hal ini bisa menjadi langkah awal yang signifikan dalam upaya pemulihan kinerja Garuda Indonesia yang terdampak atas pandemi Covid-19,” kata dia seperti dikutip dari keterangan tertulis, Rabu (10/6/2020).

Garuda kantongi Untung Senilai Rp97,7 Miliar

Sebelumnya, Garuda Indonesia mencatatkan laba bersih sebesar USD 6,98 juta atau Rp 97,72 miliar (asumsi kurs Rp 14.000) di 2019. Capaian ini sejalan dengan pendapatan perseroan yang naik 5,59 persen dari tahun 2018 menjadi USD 4,57 miliar.

Baca juga : Sederet Alat Canggih yang Ada Dibandara Soetta, Sambut New Normal

Pada 2019, Garuda juga berhasil mencatatkan perolehan positif laba usaha dengan nilai sebesar USD 147,01 juta.

“Capaian ini dapat diraih melalui strategi quick wins priority yang dijalankan perusahaan, yaitu melalui penguatan budaya perusahaan berbasis people, process and technology, strategi peningkatan pendapatan serta peninjauan atas struktur biaya perusahaan,” ujar Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra melalui keterangan tertulis, Jumat (5/6/2020).

Baca juga : New Normal, Bisnis Angkutan Truk Kembali Bergairah

Selain itu, Irfan menyebutkan pihaknya telah mempersiapkan perusahaan untuk menghadapi New Normal.

Menurutnya, kunci utama menghadapi era ini adalah adalah menjaga kesinambungan keberlangsungan bisnis perusahaan dengan tren supply and demand.

Baca juga : Gratis Endorse Artis, Usaha Laris Manis di Era New Normal!

“Efisiensi menjadi hal penting yang harus diperhatikan dalam menghadapi era new normal ini. Mindset bisnis penerbangan juga harus terus berevolusi menyelaraskan dengan realitas kondisi yang ada. Langkah tersebut yang secara bertahap terus kami lakukan mulai dari aspek operasional hingga optimalisasi lini bisnis,” jelas dia.